Windows 7 Beta Product Key

on Sunday, January 18, 2009


Windows 7Pagi ini, pada homepage Windows 7, saya melihat informasi bahwa Windows 7 Beta sudah dapat didownload. Karena sudah berhasil mendownload file .iso Windows 7 Betamelalui link yang saya posting kemarin, saya berniat untuk mendapatkan product key Windows 7 beta untuk siap-siap siapa tahu nantinya saya memang berkesempatan mencobanya. Mulai dengan mengklik menu Download the Windows 7 beta yang disediakan pada halaman tersebut, saya di bawa ke halaman untuk memilih versi dan bahasa yang akan didownload, kemudian diminta login dengan Windows Live ID, konfirmasi identitas, sampai akhirnya sampai pada halaman yaang menginformasikan Product Key Windows 7 beta dan juga menampilkan tombol untuk memulai download.
Saya sempat mencoba mengklik tombol download yang disediakan namun dengan menggunakan Mozilla Firefox, halaman tetap tidak berubah. Kemudian saya pun mencoba menggunakan Internet Explorer 7, proses download dapat dilakukan dengan sebelumnya meginstall Active X yang mendownload terlebih dahulu download manager. Karena nama file yang dihasilkan sama seperti yang sudah saya download, maka proses download saya batalkan.
windows7-product-key
Kemudian saya mencoba merefresh halaman yang menampilkan activation key tersebut, ternyata saya diberikan kode yang berbeda. Setelah melakukannya beberapa kali, terjadi perulangan kode yang sebelumnya diberikan dan dari sini saya simpulkan bahwa Microsoft hanya menerbitkan beberapa product key untuk Windows 7 Beta ini yang dapat digunakan siapapun yang akan mencoba Windows 7 beta. Jadi buka satu product key untuk satu orang. Sewaktu mengulang akses halaman tersebut, sering pula terjadi masalah dengan dimunculkannya halaman dengan pesan “We are sorry, the page you requested cannot be found”.
Berikut ini liink langsung ke halaman product key (tetap memerlukan login dengan Windows Live ID/Hormail/MSN) dan beberapa product key yang saya lihat dan salin baik untuk Windows 7 Beta 32-bit maupun 64-bit.
Windows 7 Beta 32-bit Product Key: 
Link: https://www.microsoft.com/betaexperience/productkeys/win7-32/enus/default.aspx 
6JKV2-QPB8H-RQ893-FW7TM-PBJ73 
TQ32R-WFBDM-GFHD2-QGVMH-3P9GC 
GG4MQ-MGK72-HVXFW-KHCRF-KW6KY 
4HJRK-X6Q28-HWRFY-WDYHJ-K8HDH 
QXV7B-K78W2-QGPR6-9FWH9-KGMM7
Windows 7 Beta 64-bit Product Key: 
Link: https://www.microsoft.com/betaexperience/productkeys/win7-64/enus/default.aspx 
7XRCQ-RPY28-YY9P8-R6HD8-84GH3 
JYDV8-H8VXG-74RPT-6BJPB-X42V4 
482XP-6J9WR-4JXT3-VBPP6-FQF4M 
JYDV8-H8VXG-74RPT-6BJPB-X42V4 
D9RHV-JG8XC-C77H2-3YF6D-RYRJ9 
RFFTV-J6K7W-MHBQJ-XYMMJ-Q8DCH
Jika memang benar kesimpulan saya, penungguan dan masalah yang ditemui dalam akses dari orang-orang yang berniat mendownload dan mendapatkan product key, ternyata hanya memperbutkan kode-kode yang itu-itu juga. Bagi Microsoft, selain didapatnya statistik peminat Windows 7 Beta, tentunya juga penambahan registrasi Windows Live ID bagi yang sebelumnya belum memiliki.

10 alasan kenapa mesti install Windows XP Service Pack 2 (SP2)




1. Memproteksi PC Anda dari kiriman e-mail dan sisipan berbahaya.
Dengan sistem pemberitahuan bila ada sisipan file yang berbahaya, Windows XP Service Pack 2 (SP2) menjaga komputer anda dari virus yang menyebar melalui Internet Explorer, Outlook Express, dan Windows Messenger.
2. Meningkatkan privasi anda selagi anda mengakses internet.
SP2 melindungi informasi rahasia dengan menerapkan sistem keamanan yang menjaga data-data komputer anda dan isi dari data yang didownload menggunakan Internet Explorer.
3. Menghindari dowload data yang berbahaya.
Internet Explorer download monitoring dan Internet Explorer Information Bar memperingatkan anda bila ada download file yang berbahaya dan memberikan pilihan untuk memblokir data-data yang diduga membawa virus.
4. Mengurangi pop-ups yang mengganggu.
Internet Explorer Pop-Up Blocker membuat browsing ke Internet menjadi lebih nyaman dengan mengurangi iklan-iklan dan pop ip ketika anda browsing di web.
5. Mendapatkan perlindungan dari awal sampai komputer dimatikan.
Windows Firewall (benteng pertahanan) yang built-in dan powerful, sekarang secara standar telah diaktifkan. Hal ini membantu melindungi Windows XP terhadap virus dan worms yang tersebar di Internet.
6. Kita dapat mengendalikan seting keamanan.
Windows Security Center yang baru dapat memberitahukan kepada Anda tentang status keamanan dengan mudah dan menangani kunci keamanan dalam satu tempat yang nyaman.
7. Dengan mudah mendapatkan update terbaru.
Lebih mudah meng up-date Windows XP dengan Updates otomatis Windows XP. Ditambah, teknologi baru agar pelanggan dial-up (yang menggunakan saluran telepon biasa untuk koneksi ke internet yang biasanya lambat) untuk mendownload update secara lebih efisien.
8. Melindungi alamat e-mail Anda.
Peningkatan pada Outlook Express membantu mengurangi e-mail yang tidak diinginkan dengan membatasi alamat e-mail Anda untuk tidak terdeteksi oleh para spammers (orang-orang/kelompok yang biasa membanjiri e-mail kita dengan iklan-iklan)..
9. Mengatasi crash (kerusakan sistem) akibat dari browser add-ons (fungsi tambahan dari browser).
Add-On Manager yang baru dalam Internet Explorer mengizinkan Anda untuk melihat dengan mudah serta mengontrol add-ons (fungsi-fungsi tambahan) untuk mengurangi potensi crash dan menikmati pengalaman browsing yang bebas crash.
10. Penggunaan wireless yang mudah.
SP2 meningkatkan dukungan wireless dan menyederhanakan proses menemukan dan menghubungan jaringan wireless di rumah Anda atau selama Anda diperjalanan.
*) Kini sudah keluar Service Park 3
Perubahan terbesar yang terdapat pad seri Windows XP SP3 ini adalah pada update sistem yang dilakukan untuk memperbaiki berbagai macam bugs dan kekurangan XP serta update security. Sedangkan versi beta untuk umum dijadwalkan akan tersedia beberapa waktu yang akan datang, dengan maksud akan meluncurkannya secara final pada pertengahan tahun depan. Untuk masalah waktu ini, menurut Microsoft bergantung pada feedback yang diberikan customer pada saat testing, karena feedback hasil testing ini merupakan prioritas Microsoft untuk lebih menyempurnakan produknya.

Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Linux pada Komputer PC / Laptop

Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Linux pada Komputer PC / Laptop


Masalah yang bersifat fatal dan parah bisa saja terjadi kapan dan di mana saja tidak memandang merk dan harga komputer pc / laptop anda. Terkadang komputer tidak bisa masuk ke windows akibat banyak hal seperti terkena virus, file booting hilang, bad sector, komputer lambat, komputer sering hang, salah seting dan berbagai masalah lainnya.

Jika berbagai cara sudah anda lakukan dan belum mendapatkan hasil yang memuaskan maka jalan pintas / singkat yang paling baik adalah dengan cara format ulang harddisk / hard drive yang ada di koputer pc / laptop anda. Pada tips ini akan diberikan beberapa langkah mudah yang dapat anda lakukan sendiri tetapi tidak secara mendetail. Bila anda butuh bimbingan anda bisa menanyakan di forum situs organisasi.org ini. Mudah-mudahan saya atau kawan lain dapat membantu anda.

A. Langkah dan Tahap Format Ulang Hard Disk

1. Back up / bekap file penting anda yang ada pada hardisk karena dengan format akan menghapus semua file yang ada di hard disk anda. Jika anda punya cd-rw drive atau dvd-rw drive anda bisa membakar file anda ke dalam cd atau dvd. Cara lain backup adalah dengan flash disk, disket floppy, disket zip, pindah file ke jaringan network lan atau internet pada komputer atau server lain dan lain-lain.

2. Setelah backup selanjutnya adalah membuat windows boot disk / rescue disk pada disket floppy 1.4 MB. Disket ini bertujuan untuk booting langsung ke disket tidak melalui harddisk anda. Istilahnya anda akan menggunakan os microsoft dos yang ada pada disket yang anda buat.

3. Ganti Setting Bios
Saat komputer dinyalakan anda harus langsung masuk ke tampilan bios untuk setting pilihan urutan boot. Caranya ketika komputer baru dinyalakan anda menekan dan menahan tombol delete sampai bios muncul di layar monitor komputer anda. Ganti urutan booting dengan urutan pertama floppy disk.

4. Format Hard Disk
Setelah bios diganti serta disave anda masukkan disket kemudian restart komputer anda. Nanti komputer anda akan otomatis boot dari disket tersebut dan pilih boot without cd-rom supaya proses booting bisa lebih cepat. Setelah masuk ke command prompt a:\ ketik format c: lalu tekan enter. Disesuaikan dengan jumlah partisi anda yang ada. Jika anda punya partisi 3 buah maka tambah perintah format d: dan format e:. Tips dan cara mempartisi hard disk mungkin bisa anda cari di kotak search di sebelah kiri halaman artikel ini. Jika format telah selsesai beri nama drive tersebut sesuai selera anda. Jika semua beres dan berjalan lancar maka proses format ulang telah selesai. Kini harddisk anda menjadi seperti baru kembali.

B. Langkah dan Tahap Install Ulang OS Windows dan Linux

1. Install Windows 98 / 2000 / ME / XP / Vista / Linux
Langkah pertama dalam mengistall ulang operating system pada komputer pc atau laptop anda adalah booting ulang ke disket anda dan pilih support cd-rom device. Setelah keluar command prompt lalu anda masukkan cd instalasi os anda sesuai selera anda. Kemudian cari drive cd-rom atau dvd-rom anda dengan mengetik d: atau e: dan lain sebagainya sesuai lokasi drive cd atau dvd rom anda. Setelah ketemu anda kemudian cari file setup.exe dengan perintah cdnama folfer untuk masuk ke dalam folder. Perintah cd.. untuk mundur satu folder level. perintah dir atau dir/w atau dir/p untuk melihat list file yang ada pada folder tersebut. Kalau sudah ketemu maka jalankan setup.exe atau install.exe dengan mengetik nama file tersebut lalu tekan tombol enter satu kali saja. Langkah berikutnya anda tinggal mengikuti perintah yang ada pada installasi cd atau dvd os.

2. Setting Settingan Boot pada Bios
Setelah install ulang windows atau linux selesai, maka keluarkan disket flopyy 1,4 anda dan masuk kembali ke menu bios setelah restart ulang. Pilih IDE-0 sebagai first boot. Floppy bisa anda seting menjadi boot kedua dan cd-rom menjadi boot ketiga. Anda bebas menentukannya sesuai dengan keinginan anda. Sehabis itu direstart ulang kembali.

3. Install Driver dan Software
Jika sudah berhasil masuk ke tampilan windows atau linux awal, selanjutnya anda nginstall driver untuk sound card, printer, scanner, kabel data, dan sebagainya sesuai hardware yang ada. Anda harus mencari dan memiliki sendiri driver tersebut. Setiap jenis komputer memiliki driver yang berbeda. Biasanya anda akan diberi cd driver saat anda membeli komputer atau hardware lainnya. Tanpa driver maka peralatan yang terhubung pada komputer laptop atau pc tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Selamat mencoba dan semoga berhasil

Instal Ulang Windows XP Tanpa Aktivasi

Menyiasati pengguna Windows XP untuk melakukan aktivasi Windows ke situs Microsoft dalam waktu 30 hari


Perbedaan mencolok yang paling dirasakan pengguna yang baru bermigrasi ke Windows XP adalah ditambahkannya Windows Product Activation atau WPA. Program ini akan memaksa penggunanya untuk melakukan aktivasi Windows ke situs Microsoft dalam waktu 30 hari.
Jika dalam waktu yang telah ditentukan Anda sebagai pengguna belum juga melakukan aktivasi, Windows Anda akan terkunci dan baru dapat digunakan kembali setelah Anda mengaktifkannya.

Aturan yang sama juga mulai diterapkan pada berbagai software baru yang beredar belakangan ini. Kita ambil contoh produk anti virus dari Symantec, Norton AntiVirus 2004. Peranti lunak ini juga telah menerapkan aktivasi sebelum Anda bisa menggunakannya secara penuh. Pilihan aktivasi yang umum diberikan adalah melalui Internet atau melalui telepon.

Melihat tren aktivasi ini, mungkin Anda bertanya-tanya, untuk apa sebenarnya aktivasi software? Ide dibelakang pembuatan aktivasi ini adalah untuk mengurangi pembajakan software. Dengan adanya aktivasi, pengembang software dapat memastikan bahwa produk yang digunakan user sesuai dengan lisensi yang dibelinya. Misalkan seorang pengguna memiliki lisensi Windows XP untuk satu user, pengguna tersebut kemudian mengaktifkan Windows-nya. Jika ia memiliki komputer lain dan ingin menginstal Windows yang sama tanpa membeli lisensi tambahan, maka Windows pada komputer yang kedua tidak akan bisa digunakan lebih dari 30 hari. Penyebabnya, Windows tidak dapat diaktivasi karena masalah lisensi.

Meskipun penerapan Product Activation ini dijadikan solusi bagi para pengembang program, namun cara ini bisa menjadi batu sandungan bagi pemilik lisensi resmi. Mengapa? Karena, jika pemilik komputer tersebut melakukan instal ulang sistem operasi setelah melakukan aktivasi, ia tidak dapat lagi mengaktifkan Windows untuk keduakalinya. Tapi, jangan marah dan kecewa dulu dengan masalah tersebut. PCplus punya solusinya! Ikuti langkah berikut sebelum Anda menginstal ulang Windows.


1. Klik [Start]>[All Programs]>[Accessories]>[Windows Explorer].
2. Buatlah sebuah folder baru, misalnya dengan nama backup pada drive D.
3. Masuklah ke folder C:WINDOWSsystem32. Jika Anda menginstal Windows pada drive lain, Anda dapat menyesuaikannya dengan drive yang Anda gunakan.
4. Pada bagian kanan window akan muncul sebuah informasi yang menyatakan bahwa file yang ada pada folder tersebut pada kondisi hidden. Klik hyperlink [Show the contents of this folder] untuk menampilkan isi dari folder system32.
5. Setelah folder system32 terbuka, carilah file bernama wpa.dbl.
6. Copy file wpa.dbl tersebut ke folder yang sebelumnya telah Anda buat (D: ackup),



Jika Anda telah melakukan langkah-langkah di atas, sekaranglah saatnya Anda menginstal ulang Windows XP. Anda dapat memformat harddisk dan melakukan “Fresh Install� dengan aman. Setelah Windows baru terinstal di komputer Anda:


1. Restart komputer dan tekan tombol [F8] pada keyboard sesaat sebelum komputer masuk ke sistem operasi Windows.
2. Pilih [Safe Mode] untuk masuk ke mode “aman�.
3. Pada Safe mode, jalankan kembali Windows Explorer.
4. Masuklah ke folder di mana Anda menyimpan file backup wpa.dbl, kemudian copy-kan kembali file tersebut ke folder C:WINDOWSsystem32.
5. Ketika file wpa.dbl Anda paste, akan muncul informasi bahwa file tersebut telah tersedia pada folder system32. Klik [Yes] untuk melakukan overwrite.
6. Langkah terakhir, restart Windows dan lihat, Windows XP tidak lagi meminta aktivasi!



Satu catatan penting untuk Anda, pastikan hardware yang Anda gunakan tidak ada yang berubah sebelum dan sesudah Anda menginstal ulang Windows. Jika Anda mengubah hardware pada instalasi Windows yang baru, Anda tidak bisa menggunakan trik ini.